Jakarta, – Pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan aman dan lancar meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah mengalami dinamika. Melalui koordinasi intensif dengan pemerintah Arab Saudi dan berbagai pihak terkait, pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan jemaah Indonesia menjadi prioritas utama.
Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia.
“Kami memastikan penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan sesuai rencana. Otoritas Arab Saudi juga tetap menjalankan seluruh proses haji sesuai perencanaan awal,” ujarnya.
Menurut Heni, pemerintah terus melakukan koordinasi aktif dengan berbagai otoritas guna memastikan seluruh layanan bagi jemaah berjalan optimal. Meski terdapat dinamika global, kondisi keamanan dinilai masih terkendali dan belum ada peringatan khusus terkait pelaksanaan haji.