Distribusi THR Jadi Penopang Konsumsi Nasional Jelang Lebaran

Oleh: Nabila Rahmawati

Distribusi tunjangan hari raya (THR) mulai mengalir ke masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah memulai pencairan THR bagi aparatur sipil negara dan pensiunan sejak 26 Februari 2026 sebagai bagian dari kebijakan stimulus ekonomi yang dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat.

Momentum Ramadan dan Idulfitri secara tradisional selalu menjadi periode dengan tingkat konsumsi yang tinggi. Pemerintah memanfaatkan momentum tersebut dengan memastikan distribusi THR berjalan tepat waktu dan menjangkau jutaan penerima manfaat. Selain THR bagi aparatur negara dan pensiunan, pemerintah juga memastikan pengemudi ojek daring kembali menerima bonus hari raya (BHR) sebagai bentuk dukungan terhadap sektor ekonomi digital yang terus berkembang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa stimulus ekonomi melalui THR dan BHR tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah memandang kebijakan tersebut sebagai instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada awal tahun.

Airlangga menyampaikan bahwa peningkatan nilai stimulus diharapkan dapat memberikan dampak lebih kuat terhadap aktivitas ekonomi. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama berada di kisaran 5,4 hingga 5,6 persen. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian pada kuartal keempat tahun sebelumnya.

Menurut Airlangga, momentum Ramadan dan Idulfitri yang jatuh pada kuartal pertama memberikan peluang bagi perekonomian untuk tumbuh lebih kuat. Dengan adanya pencairan THR bagi jutaan aparatur negara serta tambahan penghasilan bagi pengemudi ojek daring, perputaran uang di masyarakat diperkirakan meningkat secara signifikan.

Distribusi THR bagi pensiunan dilaksanakan melalui sistem pembayaran pensiun yang terintegrasi dengan puluhan mitra bayar di seluruh Indonesia. PT Taspen sebagai pengelola program pensiun memulai penyaluran THR kepada para peserta pensiun melalui jaringan pembayaran yang telah terhubung dengan berbagai lembaga keuangan.

Komisaris Independen PT Taspen, Ariawan, melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyaluran tersebut di sejumlah mitra bayar di Makassar, Sulawesi Selatan. Dari hasil pemantauan tersebut, ia melihat proses distribusi berjalan tertib dan lancar melalui berbagai lembaga keuangan yang menjadi mitra pembayaran.

Bacaan Lainnya

Pos terkait