Julie Sutrisno Laiskodat Resmikan Rumah Layak Huni BSPS di Alor, Apresiasi Partisipasi Swadaya Masyarakat

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat meresmikan rumah bantuan melalui kepada masyarakat Program BSPS di Desa Adang Buom Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor NTT, Rabu (25/2/2026)

KALABAHI, WARTAALOR.COM — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, meresmikan pemanfaatan rumah layak huni hasil Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Adang Buom, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Rabu (25/2/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari kegiatan reses sekaligus penyerahan bantuan rumah kepada masyarakat yang diperjuangkan melalui jalur aspirasi.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, antara lain Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Alor Domi Salmau, Camat Teluk Mutiara Niko Alofani, Kepala Desa Adang Buom Jamilah Kou, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara II Soemin Kase, ST., M.Si., serta Koordinator Kabupaten BSPS Alor Florentinus Kia. Turut mendampingi, Ketua dan Sekretaris Partai NasDem Kabupaten Alor yang juga anggota DPRD Kabupaten Alor, Deni Padabang dan Johny Tulimau.

Seluruh proses pekerjaan mulai dari pembangunan fisik hingga diresmikannya tidak terlepas dari koordinasi dan komunikasi yang terbangun dengan baik melalui Tenaga Ahli Bunda Julie yakni Merlinda Yeanny Rosanty Maro.

Bacaan Lainnya

Rumah yang diresmikan merupakan milik Beni Herzon Laan, salah satu dari tujuh penerima bantuan BSPS di Desa Adang Buom. Sebelumnya, rumah tersebut berdinding pelepah bambu dan tidak memenuhi standar kelayakan huni. Melalui bantuan BSPS dengan alokasi anggaran Rp20 juta per unit, rumah tersebut kini telah menjadi bangunan permanen yang lebih aman dan sehat.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Julie Laiskodat serta penempelan plakat program BSPS oleh Kepala Balai. Julie juga meninjau langsung kondisi rumah untuk memastikan kualitas pembangunan.

Apresiasi Kualitas dan Partisipasi Masyarakat

Dalam sambutannya, Julie Laiskodat menyampaikan rasa bangga dan harunya melihat hasil pembangunan rumah BSPS di Kabupaten Alor. Ia mengaku terkesan karena dengan anggaran relatif kecil, rumah yang dibangun memiliki kualitas baik.

“Saya sejahtera melihatnya. Rumahnya bagus sekali. Ini dikerjakan secara swadaya, berarti partisipasi masyarakat dan pemilik rumah sangat tinggi,” ujar Julie.

Ia menilai pelaksanaan program BSPS di Kabupaten Alor merupakan salah satu yang terbaik dibanding daerah lain yang pernah dikunjunginya.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan NTT I, Julie menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan dirinya selama dua periode di DPR RI. Ia menjelaskan bahwa pada periode pertama dirinya bertugas di Komisi IV yang membidangi pertanian, peternakan, dan perikanan, sementara pada periode saat ini ia bertugas di Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan.

Meski berada di komisi berbeda, Julie menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat NTT, termasuk sektor pertanian, perumahan, dan pendidikan melalui program lintas komisi.

“Kita perjuangkan lintas komisi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Mohon doa agar saya terus mampu memperjuangkan kebutuhan masyarakat NTT,” katanya.

Camat Teluk Mutiara, Niko Alofani, menyampaikan apresiasi atas perhatian Julie Laiskodat terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Kecamatan Teluk Mutiara memperoleh 20 unit bantuan rumah layak huni melalui program BSPS.

Sementara itu, Kepala Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara II, Soemin Kase, menegaskan bahwa program BSPS tidak sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan kemandirian masyarakat.

Menurut data Balai:

  1. Tahun 2025: 436 unit rumah BSPS dibangun di 10 kabupaten/kota di NTT.
  2. Kabupaten Alor (2018–2025): lebih dari 2.000 unit rumah telah dibangun.
  3. Aspirasi melalui DPR RI tahun 2025: 403 unit rumah untuk Alor.

Rencana tahun 2026: tambahan 200 unit rumah untuk Kabupaten Alor.

“Dalam program BSPS, masyarakat penerima bantuan adalah pelaku pembangunan. Partisipasi swadaya masyarakat sangat luar biasa,” ujar Kase.

Program BSPS yang didanai melalui APBN bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah melalui pendekatan swadaya. Keberhasilan pelaksanaan program di Kabupaten Alor menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat mampu menghadirkan hunian layak sekaligus memperkuat kemandirian warga.

Peresmian rumah layak huni di Desa Adang Buom menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta bukti bahwa partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan pembangunan berbasis komunitas. ***(joka)

Pos terkait