Pemerintah Pastikan Buka Ruang Dialog, Ajak Mahasiswa Waspadai Provokasi Unjuk Rasa

Yogyakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan pengawalan pembangunan nasional. Mahasiswa juga diajak menyampaikan aspirasi secara konstruktif serta mewaspadai berbagai provokasi yang berpotensi mengganggu penyampaian pendapat dan mengaburkan substansi perjuangan.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan pemerintah tidak akan menutup ruang diskusi terlepas dinamika yang terjadi pada forum dialog di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

“Kami diperintahkan oleh Pak Presiden untuk terus membuka dialog. Menerima kritik dan ya dikritik langsung di depan kami,” ujar Budiman.

Menurutnya, tradisi berdialog harus terus dipertahankan karena menjadi bagian penting dalam demokrasi. Ia menegaskan pemerintah akan tetap aktif menghadiri forum-forum diskusi untuk mendengarkan berbagai pandangan dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat.

Pos terkait