Hadapi Krisis Global, Pemerintah Terapkan WFH dan Efisiensi Energi

Pemerintah pusat mengambil langkah strategis untuk menekan konsumsi energi di tengah dampak krisis global akibat konflik di Timur Tengah. Kebijakan ini disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan mulai berlaku April 2026.

Airlangga menyebut pemerintah menerapkan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat.

“Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan satu hari kerja dalam seminggu yaitu tiap hari Jumat,” ujarnya.

Ia menjelaskan kebijakan ini bertujuan mendorong layanan berbasis digital dan mengacu pada pengalaman pascapandemi. Selain ASN, skema serupa juga akan diterapkan di sektor swasta sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

“Penerapan work from home bagi sektor swasta ini yang diatur lebih lanjut dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan,” katanya.

Untuk menekan konsumsi energi, pemerintah juga membatasi penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen serta mendorong penggunaan transportasi publik.

Pos terkait