BAUMI, WARTAALOR.COM — Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, mendorong penataan Wisata Pantai Kasih Baumi di Desa Lembur Timur, Kecamatan Lembur, Kabupaten Alor, agar dikelola secara profesional dan berkelanjutan guna meningkatkan ekonomi jemaat serta masyarakat setempat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bunda Julie, sapaan akrab Julie Sutrisno saat berdialog dengan tokoh masyarakat dan jemaat GMIT Paulus Baumi di lokasi wisata, Sabtu (28/2/2026). Dalam dialog itu, ia menekankan pentingnya konsep penataan yang selaras dengan karakter alam pesisir.
Istri mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ini menilai kawasan pantai tersebut memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata rohani dan rekreasi keluarga. Ia menyarankan agar pembangunan fasilitas mengedepankan arsitektur tradisional.
“Karena wisata ini berada di pesisir pantai, sebaiknya tidak dibangun gedung permanen. Lebih cocok dibangun lopo-lopo dengan fasilitas pendukung seperti kamar mandi atau toilet agar pengunjung merasa nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, penataan berbasis lopo (gazebo tradisional NTT) akan menjaga keaslian lanskap pantai sekaligus memberi pengalaman khas bagi wisatawan.
Selain penataan fisik, Bunda Julie juga mendorong penyediaan makanan khas Alor sebagai bagian dari paket wisata, antara lain: ubi, pisang, jagung titi dan kenari, dan juga kelapa muda.
Kuliner lokal tersebut diharapkan menjadi nilai tambah yang memperkuat identitas wisata sekaligus membuka peluang usaha bagi jemaat dan masyarakat sekitar.
Bunda Julie meminta pengelola wisata menyusun desain perencanaan yang matang untuk diajukan kepadanya, sehingga dapat diperjuangkan melalui alokasi anggaran pusat.
Ia juga menekankan pentingnya manajemen pengelolaan yang profesional agar wisata ini menjadi sumber pendapatan bagi gereja, meningkatkan ekonomi jemaat serta menciptakan lapangan kerja lokal.
Dalam pertemuan tersebut, tokoh masyarakat Obeth Tambila menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya dukungan dana pembangunan menara gereja, penataan lanjutan Wisata Pantai Kasih Baumi dan usulan pemekaran Desa Baumi dari Desa Lembur Timur.
Obeth berharap usulan pemekaran desa dapat diperjuangkan ke pemerintah pusat, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada dana desa.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bunda Julie menjelaskan bahwa pemekaran wilayah harus disertai kesiapan ekonomi masyarakat. Ia menyoroti keterbatasan dana desa akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Dana desa semakin kecil sehingga tidak mungkin membiayai seluruh program desa. Karena itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat harus didukung anggaran pusat agar tidak bergantung pada dana desa,” jelasnya.
Ia menyatakan kesiapan untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk pengembangan usaha berbasis wisata, penanaman tanaman buah-buahan dan dukungan program ketahanan pangan dan MBG di Kecamatan Lembur.
Bunda Julie berharap, Wisata Pantai Kasih Baumi dapat berkembang menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Alor yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat ekonomi jemaat dan masyarakat sekitar.
Dengan penataan yang tepat, sinergi antara gereja, masyarakat, dan pemerintah diharapkan mampu menjadikan kawasan ini sebagai model pengembangan wisata berbasis komunitas di Nusa Tenggara Timur.
Dalam kesempatan dialog ini, dihadiri juga Yuni Damayanti selaku Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata, Deni Padabang Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Alor, Joni Tulimau selaku Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Alor, serta sejumlah pengurus DPD lainnya hadir. ***(joka)
