Yayasan MPPI Bagi Masker dan Handseniteser di Wilayah Perbatasan RI-RDTL

  • Whatsapp

Kalabahi, Warta Alor | Yayasan Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI) membagi masker dan handseniteser kepada warga masyarakat terkena dampak Covid-19 di Alor, wilayah perbatasan RI – RDTL. Pembagian ini dilakukan pada tiga titik yaitu yang pertama dilakukan di Desa Air Kenari, Pasar Kadelang Kelurahan Kalabahi Timur dan Pasar Lipa Kelurahan Nusa Kenari Kecamatan Teluk Mutiara, Alor pada Kamis, (17/12/20) pagi.

Bacaan Lainnya

Koordinator Yayasan MPPI Kabupaten Alor Joni Kanairmah menjelaskan maksud dan tujuan pembagian masker dan handseniteser itu sebagai wujud dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Alor. Menurut Joka, sapaan akrab, Yayasan MPPI berkedudukan di Jakarta yang mempunyai tugas dan fungsi melayani masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah perbatasan.

Di Kabupaten Alor, lanjut Joka, sebagai salah satu wilayah perbatasan langsung RI-RDTL, sebanyak 200 pcs masker dan 200 pcs handseniteser yang dibagikan kepada masyarakat. “Saya berharap masker dan handseniteser yang dibagikan ini tidak dilihat dari nilainya, tetapi sebagai bentuk membantu warga agar kita sama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Alor,” katanya.

Joka juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19 cukup dengan melakukan 3 M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak. Ia mengajak kepada kita semua untuk terus menaikkan doa, meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar wabah Covid-19 segera berakhir di Bumi Pertiwi Indonesia khususnya di Kabupaten Alor.

Salah seorang penerima masker dan handseniteser Yoel Moaly menyampaikan terima kasih kepada Yayasan MPPI yang sudah turut memberikan perhatian kepada warga masyarakat Kabupaten Alor yang terkena dampak Covid-19. Yoel Moaly berharap, sepanjang wabah Covid-19 ini belum berakhir, maka bantuan seperti ini juga terus dilakukan. “Harapan kami, semoga ada lagi pihak lain yang ingin membantu kami masyarakat kurang mampu yang terkena dampak Covid-19,” ungkap Yoel Moaly.

Hal senada juga disampaikan Abuynengko bahwa kegiatan positif seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Nengko juga berharap semoga kedepan ada lagi pihak atau donatur lain yang mau membantu kami masyarakat dalam bentuk bantuan yang lain. *(Tim)

Pos terkait